Parenting

Segelas Susu Kebaikan

Suatu kali, ada seorang anak miskin yang mencari nafkah dengan menjual berbagai benda dari pintu ke pintu. Ini adalah cara dia menghasilkan uang untuk membayar sekolahnya.

Suatu hari, ketika dia berjalan dari rumah ke rumah seperti biasa, dia merasa sangat lapar dan lemah. Dia merasa bahwa dia tidak bisa berjalan bahkan beberapa langkah. Dia memutuskan untuk meminta makanan di sebuah rumah. Dia mengetuk pintu dan tertegun melihat seorang gadis muda yang cantik membuka pintu. Dengan ragu-ragu, dia meminta gadis itu untuk segelas air.

Gadis muda itu memahami kondisinya dan menawarkan segelas besar susu. Dengan tatapan yang tercengang, bocah itu meminum susu dengan sangat perlahan.

“Berapa banyak aku berutang budi padamu untuk susu ini?” Tanyanya.

Gadis itu menjawab, “Saya tidak menginginkan uang untuk ini.”

Anak laki-laki itu berterima kasih kepada gadis itu dari lubuk hatinya dan meninggalkan tempat itu.

Tahun-tahun berlalu. Gadis muda itu tumbuh besar. Di masa mudanya, sayangnya, dia jatuh sakit dan didiagnosis dengan gangguan saraf yang paling langka. Banyak dokter berpengalaman yang bingung dengan kondisinya, dan dia dirawat di rumah sakit kota dengan fasilitas paling canggih.

Dr. Kevin, spesialis saraf terkenal dipanggil ke rumah sakit untuk memeriksanya. Bahkan dengan keahliannya yang luar biasa, Dr. Kevin menemukan bahwa penyakit gadis itu sangat sulit disembuhkan. Namun, dengan ketekunan dan kerja keras yang berlangsung berbulan-bulan, ia akhirnya bisa mengendalikan penyakit. Dengan pengobatan dan pemantauan yang cermat, gadis itu benar-benar sembuh pada akhirnya.

Semua orang memuji dokter, tetapi gadis itu cukup khawatir tentang berapa banyak tagihan rumah sakit akan datang. Keluarganya hanya memiliki sedikit uang yang disimpan di bank, yang sama sekali tidak cukup untuk membayar perawatan yang begitu lama di rumah sakit ternama itu.

Gadis itu diberi tagihan rumah sakit akhirnya. Dengan tangan gemetar, dia membukanya. Dia tertegun melihat bahwa tagihan telah dicoret dan dibatalkan, dan ada catatan di bawahnya yang ditandatangani oleh Dr. Kevin.

“Tagihan dibayar bertahun-tahun lalu dengan segelas susu!”

1 thought on “Segelas Susu Kebaikan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *